Pages

DMCA

Sunday, 22 February 2015

Bagimu

Kabut bukanlah kawanku melainkan sebagian dariku
Embun bukanlah musuhku melainkan air mataku
Dan pagi adalah kaki tanganku yang kulepas ke alam bebas
Gemericik air kian menggema bebas ke ruang ruang telingaku
Adakah suaranya kau dengar?
Aku kian menepi kedalam bilik kehidupan
Aku tiada berteman dan hatiku kian memar
Aku terhempas oleh angin yang juga menghempaskan pohon damar
Lalu apakah kau melihat kerapuhanku?
Jangankan senja yang memerah,malam yg sengaja merahasiakan kehidupan pun tak kau lihat !
Tak ada waktu bagimu,Tak ada sebab untukmu.
Bagi daun belimbing sepertiku,aku hanya dedaunan yang akan rontok untuk jiwa liarmu !

0 comments:

Post a Comment